BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

wily_astri

Senin, Juni 07, 2010

AKU RINDU ZAMAN ITU...

Aku rindu zaman ketika tarbiyah adalah pengorbanan, bukan tuntutan dan hujatan.
Aku rindu zaman ketika tsiqoh adalah kekuatan, bukan kecurigaan dan keraguan.
Aku rindu zaman ketika nasihat menjadi kesenangan, bukan su'uzhon atau menjatuhkan.


Aku rindu zaman ketika kita semua memberikan segalanya untuk dakwah ini.
Aku rindu zaman ketika nasyid ghuroba menjadi lagu kebangsaan.
Aku rindu zaman ketika hadir liqo' adalah kerinduan, dan terlambat adalah kelalaian.


Aku rindu zaman ketika malam gerimis pergi ke puncak mengisi dauroh dengan ongkos ngepas dan peta tak jelas.
Aku rindu zaman ketika seorang ikhwah benar-benar jalan kaki 2 jam di malam buta sepulang tabligh dakwah di desa sebelah.


Aku rindu zaman ketika akan pergi liqo' selalu membawa uang infaq, alat tulis, buku catatan, dan Qur'an terjemah di tambah sedikit hafalan.
Aku rindu zaman ketika seorang binaan menangis karena tidak bisa hadir liqo'.


Aku rindu zaman ketika tengah malam pintu depan diketok untuk mendapat berita kumpul subuh harinya.
Aku rindu zaman ketika ikhwah berangkat liqo' dengan oNgkos jatah belanja esok hari untuk keluarganya.
Aku rindu zaman ketika seorang murobbi sakit dan harus dirawat, mutarobbi patungan mengumpulkan dana apa adanya.
Aku rindu zaman itu... Aku rindu suasana itu... Aku rindu nuansa itu... Aku rindu...rinduuu sekali


Ya Allah betapa kami belum seberapanya dibandingkan pendahulu-pendahulu kami.


Ya Allah ampuni kelalaian kami selama ini.



N/B : semoga bisa jadi bahan renungan untuk kita semua . .
Dan semoga penulis goresan ini mendapat ganjaran pahala di sisi-Nya

Minggu, Juni 06, 2010

Perpisahan ini . . .

Hari itu hari jum'at . . . Yah, selalu menjadi hari yang membahagiakan bagi ana, berkumpul bersama teman-teman, akhawaty fillaah_ kebersamaan penuh cinta dalam dekapan ukhuwah . . .
Hemmm, apalagi hari itu, tepatnya tanggal 04 juni 2010 (2 hari sebelumnya milad ketua halaqah kita yang ke-20, hehehe), nah, kita ditraktir makan-makan neh di rumah makan dunia laut di depan univ.Lambung Mangkurat Banjarmasin yang ana cintai (wah, padahal ditraktir di kantin kampus aja udah lebih dari cukup, apalagi di rumah makan yang muaaahaaaaL boooo' . . . Hhe, rada Lebay neh) . .
Ketika dikasih buku 'menu', ehm . .duuuh, serasa ga mau milih apa-apa, bukan karena ga ada yang terlihat enak sih___ melainkan karena ga enak nih__ coba bayangin deh, MR yang ngebayarin makan+minum kita ber-11 ini, dengan cost yang muaaahal segitunya ¿ ¿ ¿ Hedeeeh 'geleng-geleng' . . Mmmm, tapi mau ga mau__ kita tetap kudu milih nih, ga mungkin lagi kalau kita cuman duduk-duduk tanpa mesan apapun . . . Akhirnya 'menu' ayam goreng, nila bakar, cumi-cumi goreng, tahu goreng dengan berbagai jenis sayur-mayur (vegetarian nih ceritanya, hHe ) dan yang berkuah pun menjadi santapan.. Untuk minum, yaaa cukup lah teh tawar dan syrup menjadi pilihan..


Sambil menunggu hidangan, kita jalanin agenda-agenda liqo sebagaimana biasa . .


Berhubung semua sudah disajikan di meja makan, jadi MR cuman nyampein sepatah dua patah kata aja nih di hari ini . . Sedikit menyampaikan betapa ukhuwah ini indah . . .


Saatnya makaaaan (urusan makan aja, cepet dah, hha) . .
Ga ketingGalan tentunya, ajang narSis.com alias foto-foto bersama (sayang banget kan kalau moment ini dilewatkan begitu saja tanpa ada dokumentasi_ buat pengarsipan dokumen rahasia, huhuy )


Next . . .
Saatnya ngambil undian . .
Hmmm, ana dapat nomor 10 (kenapa ga 9 ya, padahal 9 kan angka favorit ana. . .loh_ apa hubungannya, hhoh) . .
Wah, kira-kira apa ya kado yang ana dapat ¿¿¿

salah seorang akhwat kemudian disuruh untuk membacakan surat yang ada dalam bungkusan kado yang diterimanya . . Kita semua terdiam sejenak, menyadari akan hari ini yang sebenarnya . .
Yah, hari ini, jum'at/04 juni 2010, merupakan hari terakhir kita berada dalam 1 halaqah . .
Hikz, sedih rasanya jika harus berpisah dengan saudari-saudari yang telah menjadi bagian hidup ana . . .


tak lama kemudian, sebelum liqo hari ini berakhir, MR membagikan surat untuk kita semua. Dalam surat itu tertulis nama dan cp MR kita selanjutnya . .
Perlahan ana buka gulungan kertas biru itu (firasat baik neh, gara-gara dapat warna kesukaan ana, hehe).. Alhamdulillaah, ternyata ana akan tetap liqo dengan MR yang sama.. Senang rasanya, namun sedih pula berpisah dengan akhwat yang lain,, dan kembali penyesuaian dengan teman halaqah yang baru . . .


"^Hidup adalah rangkaian keyakinan dan perjuangan, ketika menapakinya ukhuwah adalah salah satu pengikatnya . . .^
Dalam dakwah dibutuhkan energi fikriyah, jasadiyah, dan ruhiyah yang tawazun dan cukup besar. Kekuatan itu InsyaAllah dapat kita bentuk dan tanamkan dalam diri kita melalui liqo. Dengan siapapun insyaAllah itu yang terbaik. Tetap berjalan dan berjuang di jalan dakwah, InsyaAllah Allah selalu bersama orang-orang yang menegakkan kalimat-Nya di muka bumi ini.
Semoga dengan saudari2 yang baru, kita semua bisa mendapatkan semangat baru dalam berdakwah."
(cuplikan dari surat yang ditulis MR buat ana) . . .


"akhawaty fillaah yang ana cintai, ukhuwah ini begitu indah, dan insyaa Allaah akan terukir selamanya, meski kita tidak lagi di halaqah yang sama . . .
Ana tentu akan selalu merindukan kalian . . Perpisahan ini bukanlah akhir dari ukhuwah yang telah kita rajut selama ini . . Ukhuwah tetaplah ukhuwah, meski samudera yang memisahkan kita . . (mulai lagi deh lebay nya, hehe) . .
Semoga kelak Allaah mengumpulkan kita lagi nanti di surga, di pertemuan abadi, dalam kebersamaan selamanya . . Aamiin"
(Wilyastri99)

Sabtu, Juni 05, 2010

Dengarkan nasihatku . . .

(^_~)
Aku pada dasarnya seorang optimistis, dan suka tantangan. Kalau ada yang bilang, "Itu nggak mungkin dilakukan" atau "Kamu nggak mungkin bisa", hal itu justru membuat segalanya jadi lebih menarik.
---Lynn Hill



"Dengan belajar dari kesalahan dan keberhasilanmu, kamu bisa memperoleh kekuatan dan rasa percaya diri."
(Lynn Hill)



"kekuatan, keberanian, dan rasa percaya diri akan kau rengkuh dalam setiap pengalaman ketika engkau bisa mengatasi rasa takutmu .... Kau harus melakukan apa yang menurutmu tak bisa kau lakukan."
---Eleanor Roosevelt



"Disiplin adalah hal terpenting, tapi juga yang nggak kalah pentingnya adalah bersyukur pada Tuhan yang telah mengaruniakan bakat pada kita, yang tanpa-Nya kita tak mampu melakukan apa-apa"
---Angelique Widjaja



"Selalu andalkan akal dan hati. Keduanya bisa jadi teman setia terbaik kita. Sementara, kalau kita mengandalkan di luar itu, rupa fisik atau kekayaan misalnya, akan gampang banget menguap"
---Asma nadia



"ketika kita mengenal diri kita dan tahu potensi kita di mana, mulailah dari sana ..."
---Dee

sang Motivator

-->>> jika kamu LELAH, basuh lelahmu dengan KESABARAN . . . Ceritakan DUKAmu pada KETABAHAN . . . Jika kamu terLUKA, tetaplah terSENYUM pada orang di sekitarmu, karena itu merupakan tanda SYUKUR pada RABB_mu . . .



-->>> kejujuran pada hati nurani, yang disirami dengan iman dan keyakinan kepada ALLAH, adalah mata air kedamaian yang tak pernah kering.... Keduanya menjadikan seorang muslim tetap TeGaR, di saat orang lain berguguran.... Ia membuat seorang muslim tetap TeNanG di saat orang lain ketakutan . . .


-->>> Begitu banyak warna dalam perjalanan kita . . Ada yang tetap berTaHan dan sEmaNgat, namun tidak sedikit yang pergi meninggalkan . . . Beginilah jalan dakwah, mengajarkan kita tentang pEnGorbAnaN dan KeIkHLasan . . Kadang kesal , , , kadang lelah , , , hingga tak kuat rasanya tuk bertahan , , , namun sayang tuk ditinggalkan . . . . Kadang hati bertanya, Yaa RABB . . .kapan kami bisa beristirahat dari jalan ini ? ? ? Saudaraku , , , perjalanan ini akan terhenti hanya ^ketika kaki-kaki kalian telah menginjak surga . . .^

Jumat, April 02, 2010

Salah satunya??

Dlm memutuskan pilihan hidupmu "selama tdk melanggar aturan", keputusan tertinggi ada di tanganmu. Ortu haya memberikan pertimbangan dan bimbingan, namun kamu yg memutuskan.. Yg terpenting tuk diingat, bahwa setiap ortu pasti menginginkan yg terbaik tuk anaknya n_n

Ini forum tanya jawab. Ayo, tanya banyak2 sama saiia, akan saiia jawab, tapi jangan yg sulit2 y ^_^ n thanx b4 :-))

formspring.me

Ini forum tanya jawab. Ayo, tanya banyak2 sama saiia, akan saiia jawab, tapi jangan yg sulit2 y ^_^ n thanx b4 :-)) http://formspring.me/Wilyastri99

Minggu, Maret 28, 2010

SEGERA TAUBAT . . . SEBELUM TERLAMBAT . . .

_ Setiap kesalahan apalagi kejahatan, selalu menyimpan pesona anehnya. Pesona nafsu, kenikmatan, prestise, arogansi, kepuasan materiil, yang kesemuanya mungkin dapat diperoleh dengan cara-cara yang sangat mudah, ringan, dan nyaris tanpa modal. Disinilah sesungguhnya masalah utamanya. . . Bahkan dosa-dosa itu sendiri punya pesonanya yang sangat memukau. Ini lebih dari sekadar pembuktian dari sabda Rasulullah, bahwa neraka itu dikelilingi dengan hal-hal yang mengundang dan memuaskan syahwat. Tapi memang pesona-pesona itu benar-benar seperti candu. Ia memuaskan sisi kecil kemanusiaan manusia, tapi menghancurkan sebagian besar dan bahkan keseluruhan kemanusiaan itu. 'Pesona neraka' itu bila telah menjerat nafsu manusia, tidak mudah bagi manusia untuk keluar, kecuali yang benar-benar mau menjauhinya...


_ Agar tetap hidup, kita memang harus bertahan. Tetapi untuk bertahan itu sendiri perlu perjuangan, bahkan pertarungan. Bertarung dengan ganasnya kehidupan, dengan persaingan, juga dengan kesulitan-kesulitan yang tak bersahabat. Dan, tentu saja, bertarung melawan paradigma keterlanjuran yang keliru dan sering menyesatkan itu...
Maka, marilah mengaca sejenak. Pada jalan hidup yang mana kita menapak. .
Setiap kita punya hari-hari kemarin, hitam atau putihnya, jelek atau baiknya. .
Yang sangat penting ialah, bagaimana hari-hari ini bukan 'keterlanjuran' di jalan keburukan yang kita sengaja, sekecil apapun keburukan itu . . .


SUMBER : Majalah 'Tarbawi' Edisi 66 Th. 5/Jumadil Tsani 1424 H/21 Agt 2003 M

Keterlanjuran Yang Sering Menjadi Kambing Hitam

_ Kekeliruan terbesar dari segala pilihan hidup yang keliru, adalah keengganan keluar dari kekeliruan itu dengan dalih segalanya telah terlanjur, dengan alasan bahwa sudah kepalang basah. Padahal keterlanjuran hanyalah dimensi waktu bagi sebuah tindakan, peristiwa, dan juga pilihan-pilihan perilaku manusia. Ia tidak memberi makna pemaksaan, bahkan tidak juga makna ketidakberdayaan. Keterlanjuran__ dalam konteks orang-orang yang tidak mau keluar dari jalan yang salah__ sesungguhnya hanya pengulangan secara sadar dan terus-menerus atas tindakan-tindakan yang salah tersebut...


_ Keterlanjuran yang dipakai sebagai dalil sebuah perbuatan buruk, dari waktu ke waktu akan digantikan oleh menyatunya keburukan itu dalam kepribadian, sikap, dan bahkan watak. Bila itu terjadi, maka tidak penting lagi apakah seseorang terlanjur atau tidak. Sebab yang ada bahwa perilaku buruk itu sendiri telah menjadi kebutuhan psikologisnya. Ia akan terguncang dan gelisah kalau tidak melakukan keburukan itu.. Ini adalah fase tersulit bagi jiwa seseorang manusia. Seperti dijelaskan Rasulullah, ini adalah fase di mana keburukan dan kejahatan telah menghitamkan hatinya. Setelah satu demi satu keburukan itu membekaskan titik hitam, lalu dengan dalih keterlanjuran_ titik-titik hitam itu semakin banyak, seiring kian banyaknya pula keburukan berikutnya. Tak ada cahaya iman yang bisa menembus penutup hitam itu. Pesona-pesona keburukan itu sendiri menjadi ruang yang sangat menyenangkan bagi syetan. Maka, pertarungan melawan pesona-pesona keburukan dan kejahatan itu membutuhkan kekuatan. Bahkan pada detik-detik awalnya. Begitulah agama kita mengajarkan, agar tak ada celah bagi makna keterlanjuran yang disalahartikan.


SUMBER : Majalah 'Tarbawi'

Keterlanjuran

_ Nasihat Ibnu Abbas
"wahai orang yang berbuat dosa, janganlah sepelekan akibat-akibat perbuatan dosa itu. Sebab ekornya jauh lebih gawat daripada dosa itu sendiri. Kalau engkau tidak merasa malu kepada orang lain padahal engkau telah berbuat dosa, maka sikap tidak punya malu itu sendiri adalah juga dosa".

"kegembiraanmu ketika melakukan dosa, padahal engkau tidak tahu apa yang diperbuat Allah atas dirimu, adalah juga dosa. Kalau engkau sedih karena tidak dapat berbuat dosa maka kesedihanmu itu jauh lebih dosa dari perbuatan itu. Engkau takut kalau-kalau angin bertiup membukakan rahasiamu, tetapi engkau sendiri telah berbuat dosa tanpa takut akan Allah yang melihatmu. Maka sikap seperti itu adalah lebih besar dosanya ketimbang perbuatan dosa itu".

_ Dalam Al-Qur'an Al Kariim, Q.S.Al-A'raaf: 201, bahwa bagi seorang muslim tidak ada pembenaran sedikit pun pada alasan 'keterlanjuran' dalam mengarungi tindak kejahatan atau keburukan secara berlarut-larut. Justru pada kali pertama pesona-pesona keburukan itu menggoda, orang yang bertakwa segera mengingat Allah, lalu dengan itu ia menyadari kesalahannya sejak saat itu juga . . .