BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

wily_astri

Sabtu, Maret 03, 2012

KRITERIA MAMILIH PASANGAN HIDUP

Setelah kita mengetahui tentang tujuan menikah maka Islam juga mengajarkan kepada umatnya untuk berhati-hati dalam memilih pasangan hidup karena hidup berumah tangga tidak hanya untuk satu atau dua tahun saja, akan tetapi diniatkan untuk selama-lamanya sampai akhir hayat kita.

Muslim atau Muslimah dalam memilih calon istri atau suami tidaklah mudah tetapi membutuhkan waktu. Karena kriteria memilih harus sesuai dengan syariat Islam. Orang yang hendak menikah, hendaklah memilih pendamping hidupnya dengan cermat, hal ini dikarenakan apabila seorang Muslim atau Muslimah sudah menjatuhkan pilihan kepada pasangannya yang berarti akan menjadi bagian dalam hidupnya. Wanita yang akan menjadi istri atau ratu dalam rumah tangga dan menjadi ibu atau pendidik bagi anak-anaknya demikian pula pria menjadi suami atau pemimpin rumah tangganya dan bertanggung jawab dalam menghidupi (memberi nafkah) bagi anak istrinya. Maka dari itu, janganlah sampai menyesal terhadap pasangan hidup pilihan kita setelah berumah tangga kelak.

Lalu bagaimanakah supaya kita selamat dalam memilih pasangan hidup untuk pendamping kita selama-lamanya? Apakah kriteria-kriteria yang disyariatkan oleh Islam dalam memilih calon istri atau suami?

A. Kriteria Memilih Calon Istri

Dalam memilih calon istri, Islam telah memberikan beberapa petunjuk di antaranya :

1. Hendaknya calon istri memiliki dasar pendidikan agama dan berakhlak baik karena wanita yang mengerti agama akan mengetahui tanggung jawabnya sebagai istri dan ibu. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam :

Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, beliau bersabda : “Perempuan itu dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya, lalu pilihlah perempuan yang beragama niscaya kamu bahagia.” (Muttafaqun ‘Alaihi)

Dalam hadits di atas dapat kita lihat, bagaimana beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam menekankan pada sisi agamanya dalam memilih istri dibanding dengan harta, keturunan, bahkan kecantikan sekalipun.

Demikian pula Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

“Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang Mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun ia menarik hatimu … .” (QS. Al Baqarah : 221)

Sehubungan dengan kriteria memilih calon istri berdasarkan akhlaknya, Allah berfirman :

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula) … .” (QS. An Nur : 26)

Seorang wanita yang memiliki ilmu agama tentulah akan berusaha dengan ilmu tersebut agar menjadi wanita yang shalihah dan taat pada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Wanita yang shalihah akan dipelihara oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagaimana firman-Nya :

“Maka wanita-wanita yang shalihah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara dirinya, oleh karena itu Allah memelihara mereka.” (QS. An Nisa’ : 34)

Sedang wanita shalihah bagi seorang laki-laki adalah sebaik-baik perhiasan dunia.

“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim)

2. Hendaklah calon istri itu penyayang dan banyak anak.

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pernah bersabda :

Dari Anas bin Malik, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda : ” … kawinilah perempuan penyayang dan banyak anak … .” (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban)

Al Waduud berarti yang penyayang atau dapat juga berarti penuh kecintaan, dengan dia mempunyai banyak sifat kebaikan, sehingga membuat laki-laki berkeinginan untuk menikahinya.

Sedang Al Mar’atul Waluud adalah perempuan yang banyak melahirkan anak. Dalam memilih wanita yang banyak melahirkan anak ada dua hal yang perlu diketahui :

a. Kesehatan fisik dan penyakit-penyakit yang menghalangi dari kehamilan. Untuk mengetahui hal itu dapat meminta bantuan kepada para spesialis. Oleh karena itu seorang wanita yang mempunyai kesehatan yang baik dan fisik yang kuat biasanya mampu melahirkan banyak anak, disamping dapat memikul beban rumah tangga juga dapat menunaikan kewajiban mendidik anak serta menjalankan tugas sebagai istri secara sempurna.

b. Melihat keadaan ibunya dan saudara-saudara perempuan yang telah menikah sekiranya mereka itu termasuk wanita-wanita yang banyak melahirkan anak maka biasanya wanita itu pun akan seperti itu.

3. Hendaknya memilih calon istri yang masih gadis terutama bagi pemuda yang belum pernah nikah.

Hal ini dimaksudkan untuk mencapai hikmah secara sempurna dan manfaat yang agung, di antara manfaat tersebut adalah memelihara keluarga dari hal-hal yang akan menyusahkan kehidupannya, menjerumuskan ke dalam berbagai perselisihan, dan menyebarkan polusi kesulitan dan permusuhan. Pada waktu yang sama akan mengeratkan tali cinta kasih suami istri. Sebab gadis itu akan memberikan sepenuh kehalusan dan kelembutannya kepada lelaki yang pertama kali melindungi, menemui, dan mengenalinya. Lain halnya dengan janda, kadangkala dari suami yang kedua ia tidak mendapatkan kelembutan hati yang sesungguhnya karena adanya perbedaan yang besar antara akhlak suami yang pertama dan suami yang kedua. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam menjelaskan sebagian hikmah menikahi seorang gadis :

Dari Jabir, dia berkata, saya telah menikah maka kemudian saya mendatangi Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dan bersabda beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : “Apakah kamu sudah menikah ?” Jabir berkata, ya sudah. Bersabda Rasulullah : “Perawan atau janda?” Maka saya menjawab, janda. Rasulullah bersabda : “Maka mengapa kamu tidak menikahi gadis perawan, kamu bisa bermain dengannya dan dia bisa bermain denganmu.”

4. Mengutamakan orang jauh (dari kekerabatan) dalam perkawinan.

Hal ini dimaksudkan untuk keselamatan fisik anak keturunan dari penyakit-penyakit yang menular atau cacat secara hereditas.

Sehingga anak tidak tumbuh besar dalam keadaan lemah atau mewarisi cacat kedua orang tuanya dan penyakit-penyakit nenek moyangnya.

Di samping itu juga untuk memperluas pertalian kekeluargaan dan mempererat ikatan-ikatan sosial.

B. Kriteria Memilih Calon Suami

1. Islam.

Ini adalah kriteria yang sangat penting bagi seorang Muslimah dalam memilih calon suami sebab dengan Islamlah satu-satunya jalan yang menjadikan kita selamat dunia dan akhirat kelak.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

“ … dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang Mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke Surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (QS. Al Baqarah : 221)

2. Berilmu dan Baik Akhlaknya.

Masa depan kehidupan suami-istri erat kaitannya dengan memilih suami, maka Islam memberi anjuran agar memilih akhlak yang baik, shalih, dan taat beragama.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :

“Apabila kamu sekalian didatangi oleh seseorang yang Dien dan akhlaknya kamu ridhai maka kawinkanlah ia. Jika kamu sekalian tidak melaksanakannya maka akan terjadi fitnah di muka bumi ini dan tersebarlah kerusakan.” (HR. At Tirmidzi)

Islam memiliki pertimbangan dan ukuran tersendiri dengan meletakkannya pada dasar takwa dan akhlak serta tidak menjadikan kemiskinan sebagai celaan dan tidak menjadikan kekayaan sebagai pujian. Sebagaimana firman Allah Ta’ala :

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang layak (nikah) dan hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nur : 32)

Laki-laki yang memilki keistimewaan adalah laki-laki yang mempunyai ketakwaan dan keshalihan akhlak. Dia mengetahui hukum-hukum Allah tentang bagaimana memperlakukan istri, berbuat baik kepadanya, dan menjaga kehormatan dirinya serta agamanya, sehingga dengan demikian ia akan dapat menjalankan kewajibannya secara sempurna di dalam membina keluarga dan menjalankan kewajiban-kewajibannya sebagai suami, mendidik anak-anak, menegakkan kemuliaan, dan menjamin kebutuhan-kebutuhan rumah tangga dengan tenaga dan nafkah.

Jika dia merasa ada kekurangan pada diri si istri yang dia tidak sukai, maka dia segera mengingat sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yaitu :

Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu berkata, bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : “Jangan membenci seorang Mukmin (laki-laki) pada Mukminat (perempuan) jika ia tidak suka suatu kelakuannya pasti ada juga kelakuan lainnya yang ia sukai.” (HR. Muslim)

Sehubungan dengan memilih calon suami untuk anak perempuan berdasarkan ketakwaannya, Al Hasan bin Ali rahimahullah pernah berkata pada seorang laki-laki :

“Kawinkanlah puterimu dengan laki-laki yang bertakwa sebab jika laki-laki itu mencintainya maka dia akan memuliakannya, dan jika tidak menyukainya maka dia tidak akan mendzaliminya.”

Untuk dapat mengetahui agama dan akhlak calon suami, salah satunya mengamati kehidupan si calon suami sehari-hari dengan cara bertanya kepada orang-orang dekatnya, misalnya tetangga, sahabat, atau saudara dekatnya.

Demikianlah ajaran Islam dalam memilih calon pasangan hidup. Betapa sempurnanya Islam dalam menuntun umat disetiap langkah amalannya dengan tuntunan yang baik agar selamat dalam kehidupan dunia dan akhiratnya. Wallahu A’lam Bis Shawab.

by: Siti Al muhajirin khumaira

UNTUKMU WANITA (AKHWAT)

Bismillahirrahmanirrahiim

untuk mu Akhwat

akhwat...
ikhwan menaruh harapan besar di pundak mu
jadilah engkau wanita sejati
yang sanggat mencintai Allah dan Rassul-Nya
senantiasa menjalankan perintah-Nya
dan menjauhi larangan-Nya
akhwat...
kau adalah makmum untuk calon suami mu
kelak jadilah engkau makmum yang baik
senantiasa istiqomah dan mendirikan shalat
agar terhindar dari jalan yang sesat...
Akhwat ...
jagalah kehormatan mu dan hargailah diri mu
jagalah iman,hati dan hijab mu
seperti yang Rasul dan istrinya ajarkan
akhwat...
kecantikan fisik bukanlah jaminan bisa menarik perhatian ikhwan
tapi keindahan iman dan akhlaq yang terpancar pada dirilah yang akan membuat ikhwan jatuh hati pada mu


salam ukhuwah
by: siti al muhajirin khumaira

surat Untuk Para LELAKI (IKHWAN)

Duhai ikhwan… Kau tahu tentang wanita shaliha??

Tak inginkah kau mendapatkannya…

Maka bantulah kami para wanita menjadi shaliha dengan menghormatinya..
Jangan dekati dia sebelum engkau siap melamarnya…
Jangan dekati dia dengan cara yang tak diridhai-Nya…
Jangan lumpuhkan hatinya dengan rayuanmu yang menjadikannya terlena…
Biarkan ia menjaga cintanya hanya untuk suaminya…
Biarkan ia menjaga kesuciannya hanya untuk suaminya..
Biarkan ia menjadi yang teristimewa untuk pendamping hidupnya…

Duhai ikhwan…
Betapapun kini keberadaannya memikat hatimu…
Selama ia belum jadi istrimu, sayangilah ia sebagai saudarimu…
Jaga keimanannya dengan tidak menggodanya lewat tawaran cintamu..
Jaga kesuciannya dalam cinta diam mu…
Biarkan ia mempersiapkan diri menjadi yang terindah dalm hidupmu..
Tak suka kah engkau bila istrimu adalah seorang muslimah sejati yang mempersembahkan cinta dan kesuciannya hanya untuk suaminya??
Maka… Menjauhlah.. Menjauhlah.. Jangan nodai cinta yang fitrah dengan nafsumu yang tak terkendali karena ingin memilikinya..

Dengarlah hai ikhwan…
Wanita itu lemah.. Maka jangan lemahkan imannya dengan pesonamu.
Jaga keimananmu dan keimanannya dan tunggulah saat berbuka agar cinta itu berlimpah barakah.
Jika benar engkau mencintainya.. Jaga dia dari dosa-dosa yang akan kalian panen ketika menjalin sebuah hubungan, tegakah engkau membiarkan orang yang engkau cintai mendapat Kemurkaan dari Allah karena menjalin hubungan kasih denganmu??

Sungguh ikhwan.. sebelum ia halal bagimu, dia adalah saudarimu, dan kau tak berhak menyentuh atau bercumbu mesra dengan wanita yang belum Allah izinkan engkau menyentuhnya , sekalipun hatinya.

Dengarlah ikhwan,,, Aku adalah seorang sahabat yang hanya bisa menangis melihat sahabatku sendiri tenggelam dalam hubungan yang tak dihalalkan dalam islam. Karena aku hanya mampu mengingatkan.. Tak mampu memberinya hidayah.

Duhai ikhwan yang dirahmati Allah… Jika kau benar mencintai seorang wanita.. Muliakan dia dengan menjaga kehormatannya.. Jangan mengikatnya dengan hubungan yang tak diridhai hanya karena engkau takut ia tak dapat engkau miliki. Karena dia yang engkau cinta , harus mempertanggung jawabkan semua kemesraannya denganmu di dunia dihari pembalasan kelak, kemesraan yang belum berhak kalian miliki sebelum terlaksananya akad suci.

Ikhwan… Betatapun hatimu ingin memilikinya.. bersabarlah.. bersabarlah.. Berpuasalah… Allah meninggikan derajat orang-orang yang mau bersabar… “Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya mereka kekal di dalamnya.surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman. (Q.s. al-Furqaan [25] :75-76) “Tidak ditemukan jalan lain bagi dua orang yang saling mencintai selain menikah” (HR. Ibnu Majah)


sumber: http://www.facebook.com/photo.php?fbid=395618310451538&set=a.216458798367491.67367.216458048367566&type=1

Nasehat Ibu kepada Anaknya

(Anakku Sayang, Engkau adalah Berlian! bukan Arang)



Bismillahirr Rahmanirr Rahim …

Saat ini Saya hanya ingin menuliskan seuntai kalimat alam yang Allah tunjukkan pada ciptaan-Nya untuk kita ambil ibrah (baca : pelajaran, hikmah)nya bersama-sama.

BERLIAN….! Indah bukan benda yang satu ini Nak?

Mungkin sang anak akan berkata: “Ciee.. emang Ibu mau ngasih berlian ya …?”

InsyaALLAH …Anakku sayang yang baik, Begini… Siapa sih yang gak mau dikasih berlian? Benda yang teramat menakjubkan, berkilauan, indah dipandang, tidak mudah hancur sekalipun dilindas truk. Jadi tak heran harganya pun mahal dan banyak orang yang menginginkannya. Bahkan berlian yang belum sempurna pun masih lebih berharga dari batu-batuan di jalanan.

Sekarang bandingkan dengan arang. Sudah hitam, rapuh, murah lagi. Kayaknya tidak ada orang yang mau dikasih sekalipun gratis, kecuali tukang sate. ^_^

Dan sang anakpun mungkin akan berkata: “Ibu dah mulai ngaco deh bahasannya. Tadi cerita tentang berlian sekarang cerita tentang arang”

Tenang dulu dong Anakku sayang…! Kamu tuh suka memotong pembicaraan deh, biar dilanjutkan dulu ceritanya. Ok…! Berlian dan Arang itu memiliki satu kesamaan. Mereka terlahir dari satu atom penyusun yang sama, yaitu Carbon (C).

Kali ini Sang Anakpun berkata : “Loh kok bisa ya Bu…?”

Bagus sekali pertanyaannya Anakku sayang. Kenapa dua benda yang memiliki unsur penyusun yang sama tiba-tiba kok memiliki kualitas yang berbeda? Coba kita selidiki bagaimana hal ini bisa terjadi. Kalo kita cari tahu dari tante WIKI, kita akan dapatkan informasi sebagai berikut :

Arang adalah residu hitam berisi karbon tidak murni yang dihasilkan dengan menghilangkan kandungan air dan komponen volatil dari hewan atau tumbuhan. Arang umumnya didapatkan dengan memanaskan kayu, gula, tulang, dan benda lain. Arang yang hitam, ringan, mudah hancur, dan meyerupai batu bara ini terdiri dari 85% sampai 98% karbon, sisanya adalah abu atau benda kimia lainnya. (http://id.wikipedia.org/wiki/Arang)

Berlian atau Intan adalah mineral yang secara kimia merupakan bentuk kristal, atau alotrop, dari karbon. Intan terkenal karena memiliki sifat-sifat fisika yang istimewa, terutama faktor kekerasannya dan kemampuannya mendispersikan cahaya. Sifat-sifat ini yang membuat intan digunakan dalam perhiasan dan berbagai penerapan di dalam dunia industri. (http://id.wikipedia.org/wiki/Intan)

Nah.. jadi kedua benda itu (baca : Arang dan Berlian) adalah dua benda yang sama-sama unsur penyusunnya adalah Karbon, hanya bedanya unsur karbon pada Berlian lebih terstruktur sehingga membentuk kristal yang lebih solid. Keteraturan unsur karbon inilah yang menyebabkan Berlian memiliki nilai lebih bahkan jauh melebihi saudaranya, yaitu si Arang.

Lalu darimanakah keteraturan itu bisa terbentuk? Jawabannya, adalah dari proses tempaan dan tekanan alam. Berlian tidak ujug-ujug (baca : tiba-tiba) muncul begitu saja, benda yang indah ini lahir dari tekanan perut bumi yang terus menempanya selama puluhan bahkan ratusan tahun. Pun setelah orang-orang mendapatkan berlian ini dari perut bumi dengan cara menyedotnya bersama campuran tanah dan air, berlian ini harus digosok untuk memunculkan kecantikannya, dan menghadirkan keindahannya.

Lain hal dengan arang, dimana kita cukup membakar benda-benda seperti kayu, tulang, atau yang lainnya, dan kita pun tinggal menunggu benda tersebut menjadi hitam pekat dan berubah menjadi arang yang tidak cukup berharga jika dibandingkan dengan berlian. Arang menginginkan sesuatu yang instant untuk memunculkan dirinya, dia tidak berani mengambil resiko dengan menerima tempaan untuk dirinya. Dia lebih memilih untuk menerima dan menghindar dari kenyataan. Maka tak heran, dia menjadi benda murahan.

Anakku sayang yg baik! Begitu pula dengan kita. Kadang kita sering berhadapan dengan masalah, tekanan dari orang lain, hidup yang terasa menghimpit, beban batin yang makin perih dirasa.

Nak! Ingatlah bahwa tekananlah yang membuat berlian, terpahat menjadi sebuah benda yang indah, menakjubkan, juga kuat. Ingatlah tekanan, masalah yang sedang kita hadapi sekarang ini adalah pahatan yang akan menjadikan kita manusia baru, manusia yang lebih unggul, lebih baik, lebih mulia, lebih dewasa, dan lebih bijak. insyaAllah

Jika kita tidak merasa mempunyai masalah, hidup datar-datar saja, maka menangislah karena bisa jadi diri kita hendak dijadikan-Nya arang, yang hitam dan rapuh. Juga tentunya murahan. Maukah kita menjadi manusia murahan??

Berlian dan arang mempunyai unsur yang sama yang membentuknya. Kita semua pun berasal dari bentuk yang sama, air mani yang kemudian terlahir menjadi bayi mungil yang merengek-rengek. Tidak ada diantara kita, baik itu orang sukses, orang terkaya, orang miskin, atau pun yang lainnya terlahir langsung menjadi dewasa atau bahkan tua.

Anakku sayang yang baik! Hanya dirimulah yang DIA berikan ujian ini. Ingat…! Allah Ta'alla tidak pernah memberikan ujian yang melebihi kemampuan hamba-Nya. Jadi tentu ada maksud tertentu Allah mengujimu dengan ujian ini. Mengapa bukan Ibu yang ada diposisimu? Karena Allah Ta'alla lebih mengetahui siapa diriku. Kamu dan mungkin hanya kamu yang bisa menuntaskan ujian ini.

Anakku Sayang yang baik… Ibu menitipkan dua hal untukmu :

Pertama : SENYUM
Ingatlah setelah ini kita akan menjadi manusia baru yang lebih baik, dan karena senyum bisa mengundang syukur.

Kedua : SABAR
Butuh waktu untuk menjadi berlian yang sempurna, dan karena Allah menyuruh kita untuk bersabar.

"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang SABAR, (QS. Al-Baqarah, 2:155)

Selamat menjadikan diri sebagai BERLIAN yang paling indah duhai engkau Anakku sayang yang baik ….

(Catatan ini saya (Ummi Githa) haturkan untuk Mujahidah kecil saya yang baik, (Githa Firdaus) {(By: INSAN perindu IHSAN)}

Semoga Bermanfaat

Silahkan saudara-saudariku yang baik, yang mau share atau co-pas, dengan senang hati. Semoga bermanfaat. Semoga pula Allah Ta'ala berikan pahala kepada yang membaca, yang menulis, yang menyebarkan, yang mengajarkan dan yang mengamalkan… Aamiin, Aamiin, Aamiin ya Alloh ya Rabbal’alamin …

Salam Santun Ukhuwah Karena-NYA

Kamis, Maret 01, 2012

puisi karya wily astri

Secercah Harapan

Cuaca begitu mendung
Ku harap langit akan menangis
Ikut menemaniku dalam duka

Ku tak tahu kemana ku harus mengadu
Apakah pada rumput yang bergoyang
Ataukah pada angin yang berhembus kencang

Wahai Engkau . . .
Jangan kau jauhkan hatiku dari-Mu
Karena mengingat-Mu menenangkan bathinku
Hanya Kau yang selalu siap mendengar keluh kesahku
Kaulah tempatku mengadu
Berilah kasih sayang untukku
Yaa Rabbi ….

Rabu, Februari 29, 2012

ingatlah hari ini

hari ini ....

hmmmm, entahlah....
apa hari ini indah???
atau malah banyak masalah???

rasa hati campur aduk...

pagi2 sudah menikmati serpiring "kimia Organik 3" yang konon katanya adalah mata kuliah tersulit sepanjang sejarah kimia

huhhh, kebiasaan SisKeJam itu belum usai...
memang susah tuk jauh pergi . . .
seperti ada magnet yang kuat ....

gubrak... ini sudah jam berapa???
ini cetakan kenapa ga bisa???
**panik**
tapi berusaha tetap tenang ....

akhirnya ....
ia terlahir dengan selamat
tanpa kurang suatu apapun
**sempurna**

5 menit???
walau berlari tetap tak tertangkap
biarlah .... ada saja yang lebih ...

beruntung ada si penyelamat
**syukur**
nikmat-Mu Yaa Rabb
Engkau tahu kebutuhan
Engkau beri pertolongan
Engkau mudahkan capaian


ternyata masih cepat
duduk menyamping
lurus pandangan
yaaa **paham**
bisa lewati
sedikit gurauan pecahkan ketegangan
beloved lecture


**bubar**
saku pasti

mengejar
tak terlihat
menghindar


tiada menyangka
masuk bacaan
baik balasan
tunggu kiriman
sampai dua belas malam tak kunjung datang
kamis???
tak pasti bertemu ...


**kejutan**
terjaga dari lelap
tak datang, kelelahan
kasih makan
tepat sasaran


menghadap Tuhan
pergi...
semai ilmu


terlewat
tertawa lepas
cerita
salah pesan salah sasaran namun berbalas salah paham karena kebetulan keberadaan, kesamaan
biarlah hiburan
entahlah bagi kenalan


pengumuman tiada terima
ternyata ke lain
ingin cari alasan
biarlah lupakan perizinan
tapi terbuai tak tenang
rasa kesalahan


semoga semua berjalan di kebaikan...

Selasa, Januari 31, 2012

apakah makna dari lagu 'Menyambut Janji' by Letto???

Letto / Menyambut Janji


ku menanti Sang Kekasih
dalam sunyi ku bersuara lirih
yang berganti hanya buih
yang sejati tak akan berdalih

lembaran putih telah terpilih
dan demi cinta

ku tepiskan semua keraguan jiwa
dan ku ganti dengan kepastian
hatiku ini yang mulai mengerti
dan berani tuk menyambut janji

kisah cinta yang abadi
takkan ada jika tak kau cari
sering juga hanya mimpi
yang membuatku bertahan di sini

lingkaran putih telah terpilih
dan demi cinta

ku tepiskan semua keraguan jiwa
dan ku ganti dengan kepastian
hatiku ini yang mulai mengerti
dan berani tuk menyambut janji

ku tepiskan semua keraguan jiwa
dan ku ganti dengan kepastian
hatiku ini yang mulai mengerti
dan berani tuk menyambut janji

ku tepiskan semua keraguan jiwa
dan ku ganti dengan kepastian
hatiku ini yang mulai mengerti
dan berani tuk menyambut janji

Ini forum tanya jawab. Ayo, tanya banyak2 sama saiia, akan saiia jawab, tapi jangan yg sulit2 y ^_^ n thanx b4 :-))


Kamis, Januari 26, 2012

segera TAUBAT, sebelum TERLAMBAT

jangan biarkan tangis penyesalan itu sia-sia . . .

jangan terlalu lama berpikir tuk ngelakuin perubahan ke arah yang lebih baik ...

janganlah menunda-nunda . . .

bersegeralah . . .

karena kita tk pernah tahu, sampai kapan kita diberikan kesempatan tuk menjalani kehidupan di dunia, dan entah kapan roh kita dicabut dari jiwa . . .

segera instrospeksi diri . . .

Rasulullah saja membaca istighfar 70x setiap harinya, padahal beliau ma'shum . . Lalu bagaimana dengan kita yang tak pernah luput dari dosa? ? ?

saya mencoba mengutip perkataan Ali bin Abi Thalib, salah seorang dari sepuluh sahabat Rasulullah yang dijamin masuk surga-Nya, "Taubat itu wajib bagi seseorang, tapi lebih wajib baginya untuk meninggalkan dosa. perjalanan waktu ini sangat mengherankan, tapi lebih mengherankan lagi kelalaian manusia terhadap waktu. sabar dalam menghadapi musibah itu sulit, tapi hilangnya kesabaran itu lebih sulit lagi akibatnya. semua yang bisa dicapai itu dekat, tapi kematian lebih dekat dari semuanya."

sekali lagi, segera TAUBAT, karena sesungguhnya dunia ini hanyalah persinggahan, hanyalah terminal kehidupan kita sebelummenuju kehidupan akhirat yang abadi . . .

jika kamu menginginkan tempat terindah di sisi-Nya 'surga', lakukanlah amalan ahli surga, dan berhentilah berma'shiat kepada-Nya . . .

Lakukan perubahan menuju perbaikan..

menjadi yang terbaik dengan standar orang-orang terbaik pula..

Hasan Al Bashri menegaskan, "jauhi sifat menunda-nunda. Nilai dirimu tergantung pada hari ini, bukan besok. kalau besok engkau beruntung, berartikeuntunganmu akan bertambah bila hari ini engkau telah beramal. Dan kalau besok engku rugi, toh engkau takkan menyesal karena telah beramal pada hari ini."

Hasan Al Bashri juga mengatakan,"Dunia ini hanya lh 3 hari,
3 hari itu adalah:
Hari kemarin yg sudah b'lalu, & kita tdk bisa lagi u/ m'ubahnya.
Hari esok, yg kita tdk tahu apakah kita akn masih memiliki kesempatan di dlmnya.
Dan hari ini, kesempatan u/ kita melakukan amal shaleh. Maka b'amallah s'banyak2nya".

dalam sebuah hadist,"secerdik-cerdik manusia ialah yang terbanyak ingatannya kepada kematian serta yang terbanyak persiapannya untuk menghadapi kematian itu. mereka itulah orang-orang yang benar-benar cerdik dan mereka akan pergi ke alam baqa dengan membawa kemuliaan dunia serta kemuliaan akhirat" (HR>Ibnu Majah & Ibnu Abiddunya)

"barangsiapa yang dua harinya (hari ini dan kemarin) sama saja, maka ia termasuk orang yang merugi. barangsiapa yang hari ini lebih buruk dari kemarin, maka ia termasuk orang yang terlaknat. barangsiapa yang tidak juga ada peningkatan (kebaikan) dalam hidupnya, maka ia akan senantiasa berada dalam kekurangan dan ati lebih baik baginya.dan barangsiapa merindukan surga, maka hendaklah ia bergegas kepada berbagai macam kebaikan" (HR.Al-Baihaqy)

Yaa Robb, berikanlah selalu cahaya hidayah-Mu dan jangan pernah biarkan kami tersesat dari jalan-Mu...

AAmiiiin ^^

_wily astri_

koordinator Departemen Media & Komunikasi Unit Kerohanian Mahasiswa Muslim Universitas Lambung mangkurat (UKMM UNLAM)

selesai ditulis di Banjarmasin (Asrama Putri Agung III) pada jum'at 25 Feb'11 pukul 04.04 WITA

Sabtu, Januari 21, 2012

Mario Teguh Quote (Galau)

— Engkau yang muda dan lebih sering galau daripada damai, perhatikanlah ini …

Orang-orang besar, hanya menyampaikan pendapat jika diminta, dan itu pun setelah mendengarkan orang lain dengan seksama.

Orang muda yang masih perlu banyak belajar, sering mengajukan pendapat kepada orang yang tidak ingin mendengarkannya, di saat seharusnya dia diam.

Itu yang menjadikannya kikuk, kaku, malu-malu, salah tingkah, takut salah, tidak PD dan minder.

Itu juga yang menjadikannya sensitif, mudah tersinggung, tidak sabaran, gelisah, pemarah, kasar terhadap orang lain, dan sering memarahi dirinya sendiri.

Hmm … seni dari proses mendewasa untuk mencapai kedamaian, adalah justru proses yang menggalaukan.

Kegalauan adalah jarak antara masa muda yang labil dan masa dewasa yang mapan.

Maka bersabarlah.

Seperti kakakmu ini, yang dulu super minder dan Andi Lau (antara dilema dan galau), engkau akan sampai.

Just smile along the way!

Mario Teguh - Loving you all as always
———————-